Dia yang selalu sabar melihat anak-anaknya yang terkadang lupa menyayanginya, menyakitinya dengan penolakan-penolakan dan kata-kata tidak patut, atau bahkan menomor duakannya hanya untuk sekadar pertemanan. Dia yang rela terbangun di pagi buta hanya untuk membetulkan letak selimut yang semula sempurna menutupi bagian tubuh buah hatinya Dia yang akan selalu tulus mengucurkan limpahan kasih sayang walau kadang hatinya tersakiti Dia Ibu saya..
Dalam kesunyian saya banyak belajar..