Skip to main content

Kunang-kunang Jakarta



Akhirnya waktunya tiba, cahaya lampu kota Jakarta serupa kunang-kunang yang sejak tadi menyinari kebersamaan kita perlahan semakin berpendar hingga akhirnya hilang dari pandangan. Kita kembali berjalan ke sumbu yang berbeda. Sumbu-sumbu yang belum bertemu dan bersama. Sumbu yang memaksa kita untuk sejenak melepaskan ikatan di kedua tangan kita, kembali menegakan kepala kita yang semula saling bersandar. 

Putaran roda yang semakin lama semakin cepat, membawa saya semakin jauh hingga akhirnya hanya menyisakan kenangan. Kenangan tentang kita yang menikmati sore hari berdua saja, memandang buih ombak yang akhirnya hancur menghantam batu.
Esok, ketika matahari kembali bersinar, kita akan kembali berjalan sendirian tanpa tangan yang berikatan, tanpa kepala yang saling bersandar sambil berharap suatu hari kita akan menikmati kunang-kunang itu sampai pagi menjelang.



@fuadhsan
Ditulis di atas bus Primajasa sambil 
memandangi lampu kota yang 
perlahan hilang dari balik jendela

Comments

Popular posts from this blog

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Titi Sjuman itu Cantik Sekali...

Meet And Greet With Munthe..

Tanggal 15 January 2011 lalu di Braga Cafe And Craft berlangsung acara Meet and Greet with Munthe. Acara yang di gagas oleh Mbak Arien (Lady Underground Bandung) ini berlangsung dari pukul 19:00 - 22:00. Banyak audience dari kalangan media, musisi, orang awam (Red: non praktisi musik dan media) yang datang ke acara ini, beberapa diantaranya adalah eks gitaris Turtle Junior, Vokalis Cherry Bombshell, dan beberapa musisi underground asal Bandung serta praktisi musik tradisional. Sempat pikir oleh saya kalau bukan karena percintaan bodoh mungkin band yang saja manajerin (stupid accent) sudah bisa sebesar itu. Memiliki penggemar dan pendukung yang loyal yang memasang karya-karya band tersebut dalam pemutar MP3 nya. Tapi ya sudahlah mungkin memang begitu seharusnya. Di acara ini Munthe memainkan beberapa karyanya yaitu: 1. Shinking 2. I Love Bali 3. Perfect Hard Love 4. The Sun Has Sunset 5. Through The Sky 6. Moonshine On The Sky 7. Flower City Call 8. Running A Hard Breath 9. Pure 10. U...