Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Her

Dua Tahun

Halo Mah M amah Apa kabar? Bagaimana kehidupan setelah kematian? Semoga jauh lebih menyenangkan daripada apa yang kita bayangkan. Sudah dua tahun lebih mamah pergi Sudah selama itu juga saya hanya bisa mendengarkan rekaman suara mamah di pesan suara whatsapp yang sengaja saya simpan. Saya rindu Mah. Rindu sekali Saya rindu ngobrol tentang cucu-cucu mamah setiap sabtu malam sambil berkendara menuju tempat main bola. Walaupun sering kali kita hanya membicarakan hal yang itu itu lagi, tapi saya selalu menikmati setiap menit obrolan dengan mamah Saya rindu makan nasi goreng buatan mamah yang penuh kesederhanaan. Tanpa kecap, tanpa aneka macam bumbu, hanya telur ayam, garam, dan sedikit bawang goreng. Saya rindu omelan omelan mamah setiap kali saya pulang larut dan bau rokok Saya rindu semua hal tentang mamah Dulu mamah pernah bilang “Nanti klo mamah mati kerasa sakitnya kangen sama orang tua yang sudah meninggal” Mamah benar, Sakit rasanya menahan rindu ini Sakit sekali. Saya rindu Mah..

Me Mum

Dia yang selalu sabar melihat anak-anaknya yang terkadang lupa menyayanginya, menyakitinya dengan penolakan-penolakan dan kata-kata tidak patut, atau bahkan menomor duakannya hanya untuk sekadar pertemanan. Dia yang rela terbangun di pagi buta hanya untuk membetulkan letak selimut yang semula sempurna menutupi bagian tubuh buah hatinya Dia yang akan selalu tulus mengucurkan limpahan kasih sayang walau kadang hatinya tersakiti Dia Ibu saya..

Wife to be

#rindu 6

Ketika hujan datang sore tadi, saya hanya bisa duduk dibalik jendela, memandang jauh ke langit. mengenang sore-sore dengan hujan yang kita nikmati berdua ditemani dua potong es krim vanilla berlapis coklat. Senyum mu tergambar jelas dalam arsiran-arsiran air hujan di balik jendela yang tampak begitu dekat namun tak pernah bisa saya raih.

#rindu 5

Suatu ketika saya sedang tertidur, sedang mimpi berlibur bersama pacar ngobrol di kedai pinggir pantai sambil menikmati matahari terbenam, lalu tiba-tiba saya terbangun karena ada telepon dari operator telepon selular. Dan itu menyebalkan. Sangat menyebalkan. Tapi tahukah kamu sayang, merindukanmu namun tidak bisa bertemu, itu jauh lebih menyebalkan.

#rindu 3

Ketika pagi hari datang dan matahari kembali bersinar, mungkin kita bisa saling merasakan hangatnya cahaya mentari yang sama untuk kemudian saling merindukan. Tapi tahukan kamu sayang, saya lebih suka kedinginan dan memelukmu untuk kembali merasa hangat.

#rindu 2

Dan ketika matahari terbenam dan malam hari tiba, mungkin dari tempat yang berbeda yang terpisah jarak ratusan kilometer kita bisa memandang lengkungan senyum bulan sabit yang sama untuk kemudian saling merindukan. Tapi tahukah kamu sayang, saya lebih suka memandangi lengkung senyuman ketika kamu tertawa.

Kunang-kunang Jakarta

Akhirnya waktunya tiba, cahaya lampu kota Jakarta serupa kunang-kunang yang sejak tadi menyinari kebersamaan kita perlahan semakin berpendar hingga akhirnya hilang dari pandangan. Kita kembali berjalan ke sumbu yang berbeda. Sumbu-sumbu yang belum bertemu dan bersama. Sumbu yang memaksa kita untuk sejenak melepaskan ikatan di kedua tangan kita, kembali menegakan kepala kita yang semula saling bersandar.  Putaran roda yang semakin lama semakin cepat, membawa saya semakin jauh hingga akhirnya hanya menyisakan kenangan. Kenangan tentang kita yang menikmati sore hari berdua saja, memandang buih ombak yang akhirnya hancur menghantam batu. Esok, ketika matahari kembali bersinar, kita akan kembali berjalan sendirian tanpa tangan yang berikatan, tanpa kepala yang saling bersandar sambil berharap suatu hari kita akan menikmati kunang-kunang itu sampai pagi menjelang. @fuadhsan Ditulis di atas bus Primajasa sambil  memandangi lampu kota yang  perlahan hil...

#rindu

Dan rindu menjadi sesuatu yang lebih mendesak ketika sunyi, ketika sepi, ketika kamu sadari bahwa semua yang awalnya berkumpul dalam kepala tiba-tiba hilang. Menguap tanpa sisa. Semuanya pergi, tiba-tiba hening dan hanya rindu yang kamu rasakan. Yang semakin mendesak keluar, yang semakin tidak menyenangkan.

Hope..

If its written down Then no one can erase And if things go right We might just have a chance And if things go right I might just hold your heart  - Adhitia Sofyan  (Sudden Wonderland, 2012) -

Piknik 2012

Sayang, akhir pekan telah tiba, mari segera berangkat.  Bertamasya di ibu kota,  Naik sepeda berkeliling kota tua. Menghabiskan sekotak makan siang bersama Berjalan di bawah langit jingga Tertawa dan bertukar cerita Tersenyum dan jatuh cinta Kita bahagia karena kita berdua

Retro version

i miss the sunrise

500 hari

Beberapa hari yang lalu tanpa sengaja saya teringat bahwa hari tersebut adalah hari ke 500 saya pacaran dengan pacar saya yang sekarang.  500 hari itu buat saya bukan waktu yang singkat, sungguh saya harus memberikan apresiasi setinggi langit-langit kepada pacar saya yang sangat sabar berada di dekat saya yang belakangan sedang kehilangan ritme atau sentuhan atau apapun lah namanya. 500 hari itu bukan waktu yang singkat, kalau dalam hitungan tahun, memang belum genap dua tahun, belum bisa mengalahkan lamanya kisah kasih ari wibowo dan lulu tobing dalam sinetron tersanjung. Tapi kalau saya konversi dalam satuan jam, 500 hari itu sama dengan 12000 jam. Hmmph.. lama bukan, coba bayangkan bisa berapa banyak film india yang bisa diputar dalam waktu tersebut, kalau 1 film india itu 3 jam, maka bisa 4000 film yang saya putar selama saya pacaran dengan sang kekasih. Seandainya saja saya menanam satu pohon setiap harinya, mungkin saya sudah punya taman yang luas pada hari k...

simple

Seringkali saya hanya ingin duduk berdua, bersandaran kepala dan bergandengan tangan untuk kemudian melupakan dunia...

bukan Kita

Dalam kesederhanaan kita bertemu Saling mengerti untuk kemudian mencintai Kita tidak akan pernah satu karena memang tidak begitu Kita sepasang Aku dan Kamu Bukan Kita Karena Kita tidak akan pernah sesederhana aku dan kamu Karena dalam kesederhanaan aku dan kamu bersatu