Skip to main content

Semakin Jauh dari Tanah

Bayangkan hari dimana populasi manusia yang terus bertambah sedangkan luas Planet bumi yang tidak pernah bertambah. Bayangkan lah hari dimana luas permukaan bumi sudah tidak bisa lagi ditinggali oleh sejumlah manusia yang terus bertambah tanpa terkendali, Sepertinya semakin sulit saja kita tinggal tepat diatas tanah, sepertinya pada masa itu akan sekali kita menemukan rumah-rumah dengan halaman luas dan kebun bunga menghiasi pekarangan rumah.

Pada saat itu tempat tinggal manusia akan semakin mendekati langit dan semakin jauh dari tanah, saat ini sebenarnya dampak dari ledakan penduduk itu sudah sedikit terlihat, lihat saja mulai berdirinya gedung-gedung pencakar lagit yang digunakan untuk menjadi tempat tinggal atau yang lazim kita sebut apartemen. Pada saat itu seluruh permukaan tanah akan tertutup oleh bangunan yang digunakan untuk kepentingan manusia. Pada saat itu anak-anak kecil tidak pernah melihat warna sebenarnya dari tanah, mereka hanya tau tanah itu hitam, mereka hanya bisa membaca tentang tanah dari ensiklopedia, tanpa pernah melihat langsung bagai mana sebenarnya tanah itu.

Pada saat itu sejauh mata kita memandang hanya akan tampak bangunan-bangunan tinggi yang digunakan manusia untuk tinggal. Semua taman bermain, rumah sakit, dan pasar pun akan dibangun diatas gedung bertingkat, bahkan tempat pemakaman juga akan berupa gedung pencakar langit.

Pada saat itu tidak ada lagi kendaraan-kendaraan yang berjalan diatas permukaan tanah, semua alat transportasi merupakan sebuah benda yang dapat melayang di udara, pada saat dimana seluruh permukaan tanah tertutup bangunan maka langit akan ramai oleh benda asing yang berlalu lalang.

Comments

Popular posts from this blog

My favourite Movie Quotes

The mythology of Superheros Comic is not only great, it's unique. there's the superhero and there's the alter ego. Batman is actually Bruce Wayne, Spider-Man is actually Peter Parker. When that character wakes up in the morning, he's Peter Parker. He has to put on a costume to become Spider-Man and it is in that characteristic   Superman stands alone. Superman didn't become Superman, Superman was born Superman. When Superman wakes up in the morning, he's Superman.   His alter ego is Clark Kent. His outfit with the big red "S", that's the blanket he was wrapped in as a baby when the Kents found him. Those are his clothes. What Kent wears,the glasses, the business suit, that's the costume.  That's the costume Superman wears to blend in with us.   Clark Kent is how Superman views us. And what are the characteristics of Clark Kent? He's weak.. he's unsure of himself, he's a coward. Clark Kent is Superman's critique on...

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Secangkir Kopi dan Teh Hijau...

Ini bukan tentang seberapa jauhnya jarak yang membentang antara kamu dan saya, ini bukan tentang bagaimana sulitnya saya dan kamu bertemu dan berbincang hanya sekedar menyapa dan bertanya ada apa. Ini juga bukan tentang nikmatnya segelas kopi dan teh hijau yang biasa kamu nikmati sambil membaca Nina Garcia ketika sore hari tiba dan menyapa. Ini tentang suatu sore dimana kita duduk bersama, sambil menikmati dinginnya kopi hitam dan hangatnya teh hijau, berbincang dan bercerita tentang betapa cerdasnya sang penemu sabun cuci berwarna merah, tentang ibu kota yang dipenuhi Super Mall dimana-mana, dan masa-masa sekolah yang kembali terulang di S2. Ini tentang bagaimana akhirnya kita bertemu, saling bertanya dan menyapa secara nyata. Ini tentang bagaimana saya akhirnya bisa memperhatikan kamu yang bercerita sambil sesekali membetulkan letak kaca mata, memperhatikan kamu yang sesekali tertawa ketika bercerita tentang bagaimana kamu mengemudi tanpa kaca mata. Ini bukan tentang ni...