Skip to main content

Maaf-maaf-maaf-maaf...

Maaf merupakan kata sederhana yang dibangun oleh tiga jenis huruf berbeda, yang entah kenapa menjadi kata yang sangat sulit diucapkan. Saya pernah membaca pesan seorang tokoh dunia yang saya lupa namanya yang mengatakan bahawa kata maaf tidak mungkin diucapkan oleh seorang pengecut, karenanya hanya orang berjiwa besar yang mampu mengucapkan kata maaf dan mengakui kesalahannya secara jujur.

Hari raya Idul Fitri yang suci tiba, hari dimana kata maaf seakan-akan serentak diucapkan oleh jutaan umat islam di dunia. Pada hari lebaran seakan-akan muncul keberanian untuk mengucapkan kata yang pada hari biasa sangat sulit kita ucapkan.

Lewat tulisan ini saya ingin meminta maaf atas semua kesalahan saya. Kesalahan yang mungkin muncul dari mulut besar saya yang terbiasa mengucapkan hinaan dan cacian pada orang-orang yang bahkan belum saya kenal. Saya akui saya adalah seorang bajingan yang selalu berbicara seenaknya, yang sering kali mengucapkan kata-kata tidak manis kepada orang disekitar saya. Sekali lagi saya ingin meminta maaf atas perilaku tidak menyenangkan saya kepada supir angkot atau tukang becak yang mungkin pernah saya teriaki. Kepada orang yang tidak sengaja lewat didepan saya yang mungkin pernah saya komentari karena memakai sepatu yang tidak matching dengan jaket berwarna emas dengan garis horizontal putihnya.

Sekali lagi Maaf – maaf – maaf – maaf - maaf – maaf – maaf - maaf – maaf – maaf

Comments

Popular posts from this blog

tes kepribadian

Jangan curang dengan mengintip terlebih dahulu jawabannya. Otak kita itu seperti parasut. Bekerja dengan baik jika dalam keadaan terbuka. Sangat menyenangkan untuk dilakukan, tapi Anda harus mengikuti instruksinya secara perlahan-lahan. Ucapkan keinginan Anda sebelum memulai tes! Perhatian !!!! Jawablah pertanyaan berikut sesuai dengan pilihan hati Anda sendiri. Hanya terdapat 4 pertanyaan dan jika Anda mengintip semua sebelum Anda menyelesaikannya, Anda tidak akan mendapat jawaban yang jujur mengenai diri Anda. Arahkan ke bawah secara perlahan, jawablah semua tes secara berurutan dan jujur. Jangan mengintip pertanyaan nomor berikutnya jika belum menjawab jawaban yang di atasnya. Gunakan pensil dan kertas untuk menulis jawaban Anda! Anda akan memerlukannya pada saat ingin mengetahui jawaban yang jujur tentang Anda. Semua jawaban akan menceritakan banyak hal tentang Anda sendiri. Jangan takut, ini hanya tes personality Dalai Lama .... :)) PERSONALITY TEST : Ingat tulis jawab...

Menunggu Hujan Reda

Dua orang wanita yang duduk beberapa meter di depan saya tampak berdiskusi alot tentang meriahnya sebuah pesta, mereka membahas tentang teman mereka yang mabuk, tentang pakaian si A, pakaian si B, dan tidak lupa mereka juga membahas kisah kasih asmara yang mungkin terjadi di pesta itu, entah pesta apa, entah dimana, dan entah pestanya siapa. Di sudut yang lain, dua orang tukang ojek yang sedang berteduh menunggu hujan reda, tampak berbincang tentang hari raya, tentang kemana mudiknya, bagaimana mudiknya, tentang anak mereka yang belum beli baju baru. Ada juga dua orang asing yang kebetulan duduknya sebelah saya, yang satu menceritakan bagaimana dia menaklukan beberapa wanita lokal dengan uang yang dia punya, yang satu lagi begitu antusias mendengarkan, seperti anak Sekolah Dasar yang kagum ketika guru mereka menceritakan tentang Jendral Sudirman.. Hmmph... 

mariana renata