Skip to main content

Back to reality

Terkadang kamu ingin hidup dalam dunia mimpi yang kamu ciptakan dan angan-angankan sendiri, dimana dalam dunia itu kamu adalah seorang pahlawan hebat berwajah tampan yang digilai wanita-wanita cantik dan baik hati. Dalam mimpi yang lain kamu adalah seorang pemain sepak bola bertubuh kekar dengan kemampuan yang luar biasa setingkat Sir Bobby Charlton yang membuat semua lawan segan. Terkadang dalam mimpi lain kamu ingin menjadi seorang ksatria bergitar di sebuah band papan atas dunia dengan kemampuan mengolah melodi lagu dengan gitar yang luar biasa sempurna dan sering orang sebut “murudul” yang bisa membuat seorang Jimy Hendrix bangkit dari kubur lalu dengan susah payah membeli tiket pesawat ekonomi untuk menemui kamu dan meminta diajarkan bagai mana sebenrnya bermain gitar itu. Ada kalanya kamu juga memimpikan diri kamu sebagai seorang raja muda tampan dan kaya dengan fasilitas super VVIP disetiap tempat yang kamu kunjungi, dengan kekuasaan mengatur yang luar biasa besar dan kamu kemudian di cintai semua rakyat.

Tapi kembali ke realita yang sebenarnya, ternyata kamu bukanlah seorang pahlawan hebat yang berwajah tidak tampan dan tentu saja tidak di gilai wanita-wanita. Ternyata dalam kehidupan sesunguhnya kamu bukanlah seorang raja hebat seperti Hitler, kamu bukanlah pemain sepak bola, atau musisi yang dalam mimpi kamu sebut hebat

Ternyata dalam kehidupan dimana kamu bisa benar-benar bersentuhan dengan segala bagian kehidupan itu kamu adalah orang biasa yang tidak tampan, tidak kaya dan tidak terkenal. Kamu adalah seorang mahasiswa akhir yang selau gagal dalam ujian akhir, atau kamu adalah seorang anak gawang yang rajn membawakan bola dalam sebuah pertandingan bola memperebutkan seekor kambing, atau malah kamu adalah seorang penjaga toko yang menjual gitar-gitar mahal yang dulunya di gunakan oleh seorang Kurt Cobain. Kamu adalah orang yang biasa-biasa saja yang tidak memiliki gelar Sir, Profesor apalagi Professor Sir.

Lalu apakah kamu akan terus terjebak diantara dunia mimpi dan realita, apakah kamu akan bersedih dan menangisi hidup hanya karena kamu bukanlah orang yang ada di mimpi kamu. Lalu apakah kamu akan terus diam dan tidak mensyukuri realita yang ternyata tidak seindah yang apa yang kita impikan. Ataukah kamu akan bersyukur atas realita yang ada dan membiarkan semuanya berjalan indah dan apa adanya.

Cobalah bangun dan syukuri apa yang ada, karena tidak semua orang dilahirkan untuk menjadi tampan, kaya dan terkenal. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Tetapi semua orang memiliki apa yang kita sebut kebahagian. Semua orang bisa menjadi hebat dengan cara menikmati semua yang terjadi pada dunia nyata.

Comments

Popular posts from this blog

My favourite Movie Quotes

The mythology of Superheros Comic is not only great, it's unique. there's the superhero and there's the alter ego. Batman is actually Bruce Wayne, Spider-Man is actually Peter Parker. When that character wakes up in the morning, he's Peter Parker. He has to put on a costume to become Spider-Man and it is in that characteristic   Superman stands alone. Superman didn't become Superman, Superman was born Superman. When Superman wakes up in the morning, he's Superman.   His alter ego is Clark Kent. His outfit with the big red "S", that's the blanket he was wrapped in as a baby when the Kents found him. Those are his clothes. What Kent wears,the glasses, the business suit, that's the costume.  That's the costume Superman wears to blend in with us.   Clark Kent is how Superman views us. And what are the characteristics of Clark Kent? He's weak.. he's unsure of himself, he's a coward. Clark Kent is Superman's critique on...

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Secangkir Kopi dan Teh Hijau...

Ini bukan tentang seberapa jauhnya jarak yang membentang antara kamu dan saya, ini bukan tentang bagaimana sulitnya saya dan kamu bertemu dan berbincang hanya sekedar menyapa dan bertanya ada apa. Ini juga bukan tentang nikmatnya segelas kopi dan teh hijau yang biasa kamu nikmati sambil membaca Nina Garcia ketika sore hari tiba dan menyapa. Ini tentang suatu sore dimana kita duduk bersama, sambil menikmati dinginnya kopi hitam dan hangatnya teh hijau, berbincang dan bercerita tentang betapa cerdasnya sang penemu sabun cuci berwarna merah, tentang ibu kota yang dipenuhi Super Mall dimana-mana, dan masa-masa sekolah yang kembali terulang di S2. Ini tentang bagaimana akhirnya kita bertemu, saling bertanya dan menyapa secara nyata. Ini tentang bagaimana saya akhirnya bisa memperhatikan kamu yang bercerita sambil sesekali membetulkan letak kaca mata, memperhatikan kamu yang sesekali tertawa ketika bercerita tentang bagaimana kamu mengemudi tanpa kaca mata. Ini bukan tentang ni...