Menarik mendengar album kedua dari Sore yang bertajuk Ports of Lima, dari materi album ini. “Bogor biru” diplot menjadi lagu pembuka pada aLBum ini. Seperti mengajak kita untuk mengenang indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Lagu berlanjut pada tembang “Senyum dari selatan” kemudian dilanjutkan dengan tembang yang sedikit mendayu dayu “Merintih Perih”. Dilanjutkan dengan tembang yang juga dijadikan soundtrack film Quickie Express “Essensimo” tembang-tembang terus berlanjut samapai pada akhirnya kita tidak pada lagu yang menjadi favorit saya “setengah Lima” yang membuat kita tidak sadar telah memutar balik lagu ini pada cd player kita. “Karolina” akhirnya menjadi lagu penutup dari album yang tepat untuk didengarkan saat sore hari sekitar pukul 16:30 sambil membaca buku favorit ditemani wangi teh melati dan goreng pisang.
Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.
Comments