Skip to main content

Cantik itu Luka

Pernahkah kamu bertanya apa itu cantik kawan?
Apakah cantik itu nama?
Nama yang biasa kamu gunakan untuk memanggil manusia lain.
Seperti Budi yang sering muncul di buku bahasa Indonesia, atau Asep yang identik dengan tanah sunda.
Apakah cantik itu sifat?
Seperti hemat yang pangkal kaya, atau rajin yang pangkal pandai.
Apakah cantik itu mereka yang berpakaian setengah jadi yang berjalan dengan rambut tergerai sambil memegang blackberry. Apakah cantik itu mereka yang memakai perhiasan seharga beras berkarung-karung dan menghabiskan akhir pekan di tempat perawatan kecantikan.
bukan itu kawan
Cantik itu bukan nama seperti Luna, Budi, ataupun Bambang
Bukan itu kawan
Cantik itu bukan sifat seperti rajin, baik ataupun jahat
Bukan itu kawan
Cantik itu luka kawan
Luka yang tidak akan pernah sembuh
Luka yang kamu terima karena memang sudah seharusnya kamu terima
Luka yang harus kamu rawat agar tidak membuatmu lupa diri sampai akhirnya mati
Luka yang terkadang mengingatkan mu bahwa Tuhan itu ada

Comments

Popular posts from this blog

My favourite Movie Quotes

The mythology of Superheros Comic is not only great, it's unique. there's the superhero and there's the alter ego. Batman is actually Bruce Wayne, Spider-Man is actually Peter Parker. When that character wakes up in the morning, he's Peter Parker. He has to put on a costume to become Spider-Man and it is in that characteristic   Superman stands alone. Superman didn't become Superman, Superman was born Superman. When Superman wakes up in the morning, he's Superman.   His alter ego is Clark Kent. His outfit with the big red "S", that's the blanket he was wrapped in as a baby when the Kents found him. Those are his clothes. What Kent wears,the glasses, the business suit, that's the costume.  That's the costume Superman wears to blend in with us.   Clark Kent is how Superman views us. And what are the characteristics of Clark Kent? He's weak.. he's unsure of himself, he's a coward. Clark Kent is Superman's critique on...

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Secangkir Kopi dan Teh Hijau...

Ini bukan tentang seberapa jauhnya jarak yang membentang antara kamu dan saya, ini bukan tentang bagaimana sulitnya saya dan kamu bertemu dan berbincang hanya sekedar menyapa dan bertanya ada apa. Ini juga bukan tentang nikmatnya segelas kopi dan teh hijau yang biasa kamu nikmati sambil membaca Nina Garcia ketika sore hari tiba dan menyapa. Ini tentang suatu sore dimana kita duduk bersama, sambil menikmati dinginnya kopi hitam dan hangatnya teh hijau, berbincang dan bercerita tentang betapa cerdasnya sang penemu sabun cuci berwarna merah, tentang ibu kota yang dipenuhi Super Mall dimana-mana, dan masa-masa sekolah yang kembali terulang di S2. Ini tentang bagaimana akhirnya kita bertemu, saling bertanya dan menyapa secara nyata. Ini tentang bagaimana saya akhirnya bisa memperhatikan kamu yang bercerita sambil sesekali membetulkan letak kaca mata, memperhatikan kamu yang sesekali tertawa ketika bercerita tentang bagaimana kamu mengemudi tanpa kaca mata. Ini bukan tentang ni...