Skip to main content

Antara merdeka dan Lampu Made in Belanda

Menurut guru sejarah saya yang bergaya rambut seperti Adolf Hitler, pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia di wakili oleh seseorang bernama Insinyur Soekarno mendeklarasikan kemerdekaannya. Jadi kata bapak guru saya itu sejak tanggal tersebut Indonesia resmi menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Bbeas dari penjajah yang waktu itu berkisar antara Belanda dan Jepang.

Dari yang saya baca dari Wikipedia seseorang yang merdeka berarti seseorang yang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi. Di kamus besar bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka di jelaskan bahwa merdeka adalah tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu.

4 Tahun lalu ketika saya sedang kuliah psikologi Industri, dosen berkumis tebal dan beruban yang menurutnya mirip Goorge Clooney yang pada awalnya lancar menjelaskan tentang teori-teori motivasi dari mulai survival needs sampai self actualization needs tiba-tiba menghentikan semua pembicaraannya. Ternyata lampu OHP yang sedang digunakan tiba-tiba mati.

Lampu OHP tersebut ternyata bermerk Philips made in Belanda, setelah saya perhatikan lampu neon yang menerangi ruangan kelas juga made in Belanda jadi rupanya perkuliahan saya masih bergantung kepada Belanda. Bagaimana jika suatu saat Ratu Belanda melarang pihak Philips untuk menjual lampu OHP ke Indonesia, apakah perkuliahan saya juga ikut berhenti??,

Bagaimana jika suatu saat Pemerintah Denmark menghentikan pasokan Insulin ke Indonesia,? bagaimana jika suatu saat Pemerintah Jepang melarang semua pabrik mobilnya menjual mobil ke Indonesia? Bagaimana jika suatu saat pemerintah China melarang seluruh ekspor ke Indonesia?

Apa yang akan kita gunakan untuk bepergian seandainya tidak ada mobil Jepang, amerika, eropa atau bahkan India dan China di Indonesia? apakah kita akan bepergian dengan menggunakan delman? saya bahkan tidak yakin kita bisa membuat delman!! mungkin kita bisa membuat delman dari kayu hasil hutan Indonesia, dan ban made in Indonesia? Tapi apakah benar gergaji yang kita pakai untuk memotong kayu tersebut itu buatan Indonesia? Apakah benar mesin untuk membuat ban di pabrik yang katanya milik pribumi itu buatan Indonesia?.

Comments

Popular posts from this blog

My favourite Movie Quotes

The mythology of Superheros Comic is not only great, it's unique. there's the superhero and there's the alter ego. Batman is actually Bruce Wayne, Spider-Man is actually Peter Parker. When that character wakes up in the morning, he's Peter Parker. He has to put on a costume to become Spider-Man and it is in that characteristic   Superman stands alone. Superman didn't become Superman, Superman was born Superman. When Superman wakes up in the morning, he's Superman.   His alter ego is Clark Kent. His outfit with the big red "S", that's the blanket he was wrapped in as a baby when the Kents found him. Those are his clothes. What Kent wears,the glasses, the business suit, that's the costume.  That's the costume Superman wears to blend in with us.   Clark Kent is how Superman views us. And what are the characteristics of Clark Kent? He's weak.. he's unsure of himself, he's a coward. Clark Kent is Superman's critique on...

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Secangkir Kopi dan Teh Hijau...

Ini bukan tentang seberapa jauhnya jarak yang membentang antara kamu dan saya, ini bukan tentang bagaimana sulitnya saya dan kamu bertemu dan berbincang hanya sekedar menyapa dan bertanya ada apa. Ini juga bukan tentang nikmatnya segelas kopi dan teh hijau yang biasa kamu nikmati sambil membaca Nina Garcia ketika sore hari tiba dan menyapa. Ini tentang suatu sore dimana kita duduk bersama, sambil menikmati dinginnya kopi hitam dan hangatnya teh hijau, berbincang dan bercerita tentang betapa cerdasnya sang penemu sabun cuci berwarna merah, tentang ibu kota yang dipenuhi Super Mall dimana-mana, dan masa-masa sekolah yang kembali terulang di S2. Ini tentang bagaimana akhirnya kita bertemu, saling bertanya dan menyapa secara nyata. Ini tentang bagaimana saya akhirnya bisa memperhatikan kamu yang bercerita sambil sesekali membetulkan letak kaca mata, memperhatikan kamu yang sesekali tertawa ketika bercerita tentang bagaimana kamu mengemudi tanpa kaca mata. Ini bukan tentang ni...