Skip to main content

Dunia tanpa indera Penglihatan…

Didunia dimana semua mahluknya tidak memiliki indera penglihatan, semua orang akan menganggap penampilan fisik mereka tidak terlalu penting. Semua pabrik membuat baju dengan motif dan warna yang sama sehingga hampir disetiap sudut kota dapat ditemui orang berpakaian serupa. Dipinggir-pinggir jalan rumah-rumah bercat serupa berjejer. Semua peralatan elektronik dirancang untuk bisa mengeluarkan suara. Setiap kendaraan bermotor dilengkapi dengan sensor-sensor suara setiap mendekati benda lain. Setiap telefon selular memiliki kemapuan untuk membaca layar sendiri.

Didunia semacam ini, orang-orang saling mengenali kerabat mereka dari aroma dan suara. Didunia tanpa indera penglihatan ini setiap orang akan berusaha memakai parfum terbaik untuk saling memikat lawan jenis mereka. Tidak ada gadis-gadis yang menghabiskan waktu sore mereka didepan kaca untuk memoles muka mereka dengan bedak atau sibuk membersihkan jerawat dijidat sambil mewarnai kuku mereka. Mereka lebih suka melatih suara agar suara mereka terdengar merdu oleh telinga lawan jenis mereka.

Orang-orang tidak peduli dengan hitam atau putihnya warna kulit, keriting atau lurusnya rambut, mereka lebih peduli dengan lembut atau tidaknya permukaan kulit atau harum tidaknya aroma tubuh kita.

Comments

Anonymous said…
hiaah udah beberapa kali baca tetep aja bingung ga tau mo comment apa... berat...

tunggu bentar ya ui pikir lagi, syp tw bs, he2



please wait...

loading...
fuad hasan said…
namanya juga tulisan ngaco pasti ribet kalo dipikirin mah...hehehe

Popular posts from this blog

My favourite Movie Quotes

The mythology of Superheros Comic is not only great, it's unique. there's the superhero and there's the alter ego. Batman is actually Bruce Wayne, Spider-Man is actually Peter Parker. When that character wakes up in the morning, he's Peter Parker. He has to put on a costume to become Spider-Man and it is in that characteristic   Superman stands alone. Superman didn't become Superman, Superman was born Superman. When Superman wakes up in the morning, he's Superman.   His alter ego is Clark Kent. His outfit with the big red "S", that's the blanket he was wrapped in as a baby when the Kents found him. Those are his clothes. What Kent wears,the glasses, the business suit, that's the costume.  That's the costume Superman wears to blend in with us.   Clark Kent is how Superman views us. And what are the characteristics of Clark Kent? He's weak.. he's unsure of himself, he's a coward. Clark Kent is Superman's critique on...

Lebaran

Lebaran taun ini cukup berkesan, kedatangan orang-orang baru, semakin memperkaya cerita. Menghabiskan hari raya bersama Jihan mungkin salah satu ekspekstasi saya selama ramadhan kemarin. Jihan yang sekarang sudah hampir berumur dua tahun, Jihan yang sekarang memanggil saya "Pu", yang sudah bisa pura-pura jatuh lalu bilang "Aduh", yang sekarang selalu minta diputarkan video clip crazy frog kalo masuk kamar saya. Jihan yang selalu membawa keceriaan dalam keluarga saya. Terima Kasih.

Secangkir Kopi dan Teh Hijau...

Ini bukan tentang seberapa jauhnya jarak yang membentang antara kamu dan saya, ini bukan tentang bagaimana sulitnya saya dan kamu bertemu dan berbincang hanya sekedar menyapa dan bertanya ada apa. Ini juga bukan tentang nikmatnya segelas kopi dan teh hijau yang biasa kamu nikmati sambil membaca Nina Garcia ketika sore hari tiba dan menyapa. Ini tentang suatu sore dimana kita duduk bersama, sambil menikmati dinginnya kopi hitam dan hangatnya teh hijau, berbincang dan bercerita tentang betapa cerdasnya sang penemu sabun cuci berwarna merah, tentang ibu kota yang dipenuhi Super Mall dimana-mana, dan masa-masa sekolah yang kembali terulang di S2. Ini tentang bagaimana akhirnya kita bertemu, saling bertanya dan menyapa secara nyata. Ini tentang bagaimana saya akhirnya bisa memperhatikan kamu yang bercerita sambil sesekali membetulkan letak kaca mata, memperhatikan kamu yang sesekali tertawa ketika bercerita tentang bagaimana kamu mengemudi tanpa kaca mata. Ini bukan tentang ni...